Kebaikan Kolin Bantu Proses Tumbuh Kembang Si Kecil

 

Perkembangan sel otak dan saraf sangat pesat dalam tiga tahun pertama Si Kecil. Oleh karena itu, Bunda harus memenuhi asupan nutrisi Si Kecil agar pertumbuhan otaknya optimal. Salah satu kandungan nutrisi yang penting yaitu kolin. Susu untuk kecerdasan otak anak dari Morinaga telah diformulasikan dengan kebaikan kolin sebagai pendukung tumbuh kembang Si Kecil.

Mengenal Kolin

Kolin merupakan nutrisi yang mirip dengan vitamin B yang penting bagi fungsi otak Si Kecil. Kolin merupakan nutrisi bersifat organik berupa senyawa yang dapat larut dalam air dan lemak. Sebagai nutrisi yang penting, kolin membantu berbagai fungsi penting dalam tubuh. Mulai dari perkembangan otak, hingga perkembangan sistem saraf.

Kolin pertama kali diperkenalkan oleh Institute of Medicine pada tahun 1998. Oleh karena itu, kolin bisa dibilang baru dalam perannya sebagai bentuk nutrisi yang penting untuk tubuh. Kolin bukanlah vitamin juga bukan mineral.

Sebenarnya, organ hati telah menghasilkan kolin secara alami dalam jumlah sedikit. Namun, tubuh Si Kecil perlu mendapatkan asupan kolin yang cukup. Oleh karenanya, terdapat beberapa makanan sehat dan susu pertumbuhan yang mengandung kolin.

Fungsi Kolin

Mendukung perkembangan sel

Kolin sangat penting untuk perkembangan sel. Sebab, zat nutrisi ini mampu menghasilkan sejenis lemak yang berfungsi untuk membentuk struktur membrane sel.

Menjaga kesehatan sistem saraf

Kolin dibutuhkan dalam produksi asetilkolin, neurotransmitter, atau senyawa yang bisa menyampaikan pesan di dalam tubuh. Asetilkolin membantu dalam proses pergerakan otot, daya ingat, juga pengaturan detak jantung.

Membantu proses metabolisme dan transportasi lemak

Kebutuhan nutrisi kolin sangat dibutuhkan dalam proses membuang kolesterol dari hati.

Menjaga kesehatan otak

Asupan nutrisi kolin sangat penting bagi kesehatan otak. Pasalnya, kolin dapat mempertajam ingatan serta memperbaiki mood. Nahkan, makanan yang memiliki kandungan kolin yang tinggi dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Selain itu, kolin juga mampu menjaga kualitas daya ingat verbal dan visual dalam penyimpanan memori Si Kecil.

Berperan dalam sintesis DNA

Kolin telah bekerja sama dengan nutrisi lain seperti vitamin B9 dan vitamin B12 dalam ekspresi gen atau sintesis DNA.

Makanan yang Mengandung Kolin

Kolin merupakan nutrisi yang bisa kita dapatkan dari beberapa jenis makanan yang sehat. Si Kecil membutuhkan asupan kolin yang lebih tinggi, dan umumnya didapat dari ASI juga susu pertumbuhannya. Namun, seiring bertumbuh dan berkembangnya Si kecil, kebutuhan asupan kolin akan meningkat.

Beberapa jenis makanan ini bisa dijadikan Bunda sebagai sumber asupan nutrisi kolin bagi Si Kecil. Bunda bisa menjadikannya olahan atau makanan pendamping ASI. Beberapa makanan tersebut yaitu:

  1. Daging sapi, dan ikan
  2. Beberapa produk kedelai
  3. Telur
  4. Sayuran seperti brokoli, jamur, dan kentang
  5. Roti gandum
  6. Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti biji quinoa

Selain dari beberapa makanan sehat di atas, kolin juga bisa Bunda dapatkan dalam bentuk suplemen. Beberapa makanan olahan juga mengandung nutrisi kolin. Kolin pada suplemen dan makanan olahan ini hadir dalam bentuk lesitin.

Namun, beberapa kolin dalam bentuk suplemen dan makanan olahan ini tidak disarankan untuk dikonsumsi Si Kecil ya, Bund. Kecuali atas saran dokter. Jadi, Bunda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ketika akan menentukan penggunaan kolin dalam bentuk tersebut.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai fungsi kolin serta makanan apa saja yang yang mengandung kolin.

Metades:

Susu untuk kecerdasan otak anak telah diformulasikan dengan kebaikan kolin sebagai pendukung tumbuh kembang Si Kecil

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *